25.6 C
Medan
26 February 2024
KORAN MEDAN
Home | Bacakan Ikrar Taat Setia, Sultan Raja Asahan XIII Dinobatkan
Berita Utama

Bacakan Ikrar Taat Setia, Sultan Raja Asahan XIII Dinobatkan

Bacakan Ikrar Taat Setia, Sultan Raja Asahan XIII Dinobatkan



Penobatan Sultan Raja Asahan XIII, Seri Paduka Yang Mulia Sultan Muhammad Iqbal Abdul Jalil Rahmad Syah.

T.BALAI: koranmedan.com

Seri Paduka Yang Mulia Sultan Muhammad Iqbal Abdul Jalil Rahmad Syah membacakan ikrar taat setia dari orang besar kerapatan adat Kesultanan Negeri Asahan sembari sembah hormat kepada Bonda Dr. Eva Mutia Harun usai dinobatan sebagai Sultan Raja Asahan XIII.

Penobatan tersebut digelar di Balairung Kehormatan Alun-alun Sultan Abdul Jalil Rahmad Syah Jl. Pahlawan Kelurahan Pantai Burung Kecamatan Tanjungbalai Selatan, Kota Tanjungbalai, Kamis (10/08/2023).

“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih sudah hadir di acara Penobatan Sultan Raja Asahan XIII pada hari ini, semoga kita dapat memajukan adat Melayu di Kota Tanjungbalai bersama pemerintah dan masyarakat Kota Tanjungbalai,” ucap Sultan Asahan XIII.

Usai berikrar dipimpin Datuk Erwin Ginting Suka Gelar Nama Laksmana, acara dilanjutkan dengan penyerahan REGALIA (Benda Pusaka Diraja) Kesultanan Asahan oleh Tengku Alexander Gelar Tengku Pangeran Mangkubumi, Tengku Zulkarnain Alhaj Gelar Tengku Pangeran Wirabuana, dan Datuk Razuar Gelar Datuk Bijaksana Bestari, serta Datuk Ahmad Mastur Gelar Datuk Muda Amar Diraja.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Sumatera Utara. H. Edi Rahmayadi yang bergelar Datuk Laksamana Nara Diraja Asahan mengucap syukur masih diberi kesehatan untuk hadir melaksanakan penobatan sultan asahan XIII sembari menyapa masyarakat Tanjungbalai yang berhadir.

“Saya meminta kepada bapak Wali Kota Tanjungbalai untuk memindahkan kembali Balai di ujung tanjung ke tempat aslinya untuk menghormati para leluhur melayu di Kota Tanjungbalai. Saya mohon maaf, kita bukan sukuisme namun kita di Indonesia ini menjujung tinggi adat istiadat, yang perlu kita ketahui adat melayu ini tidak boleh hilang oleh karena itu kita harus menjaga dan melestarikan adat melayu yang kita cintai ini, kita harus menghargai adat istiadat daerah masing-masing seperti Tanjungbalai yang mempunyai adatnya Melayu,” ujar Gubsu.

Wali Kota Tanjungbalai. H. Waris, S.Ag, M.M yang bergelar Datuk Kesatria Indra Diraja Asahan yang ikut menyaksikan prosesi penobatan tersebut mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Sumut dan Kesultanan beserta rombongan yang sudah berhadir.

“Bapak Gubernur dan Sultan Asahan yang kami hormati, Pemerintah Kota Tanjungbalai mengucapkan selamat atas pengangkatan Sultan Asahan XIII, Hari ini kami menjadi pihak yang paling bergembira, bisa menjadi rumah dalam sebuah kegiatan yang akan menjadi sejarah ini, Kebahagiaan kami rasanya tak cukup disampaikan dengan kata-kata. Pasalnya, pengangkatan yang hari ini dilakukan menjadi bukti bahwa Tanjungbalai adalah rumah bagi suku Melayu,” kata Waris.

Ia menambahkan sejak 300 tahun lebih Kesultanan Asahan berdiri, Tanjungbalai tetap menjadi ikon dan tempat berhimpun masyarakat melayu, maka sudah selayaknya Pemko dan Kesultanan Asahan mampu menjalin berbagai kerjasama untuk memajukan Kota Tanjungbalai.

“Ikon-ikon kebudayaan Tanjungbalai tidak akan bisa lepas dari eksistensi Kesultanan Asahan itu sendiri, maka dalam kesempatan ini saya sampaikan mari kita bekerja sama menuju Tanjungbalai bersih yang madani, kami siap menggelar berbagai kegiatan adat melaui dinas terkait, Organisasi Kebudayaan dan komunitas pecinta kebudayaan, kami berharap Kesultanan Asahan di bawah pimpinan Sultan yang baru semakin mendukung kegiatan-kegiatan yang bernuansa budaya tersebut, jika kita saling mendukung bukan tidak mungkin, kejayaan Tanjungbalai di masa lalu akan segera kita raih kembali,” harap Wali Kota.

Kegiatan tersebut dibalut dengan berbagai hiburan pencak silat, gubang dan senandong Asahan serta dihadiri seluruh unsur adat istiadat dan etnis yang ada di Kota Tanjungbalai.*** (Nazmi Hidayat S)

Berita Terkait