Pemko Tanjungbalai Optimalkan Program MBG B3 untuk Cegah Stunting

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina saat memimpin Rakor Program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita non-PAUD (MBG B3) melalui Posyandu.
T.BALAI: koranmedan.com
Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Tanjungbalai menggelar rapat koordinasi (Rakor) pendataan dan distribusi dukungan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita non-PAUD (MBG B3) melalui Posyandu. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Thamrin Munthe, Kantor Wali Kota Tanjungbalai, Jumat (2/1/2026).
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina memimpin langsung rapat didampingi Staf Ahli TP-PKK dr. Desi Fadly Abdina. Rakor juga dihadiri Plt Kepala DP3APPKB Irma Suryani, Kepala Dinas Kesehatan Safrina Yanti Harahap, para koordinator MBG tingkat kecamatan se-Kota Tanjungbalai, camat, lurah, serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Dalam arahannya, Muhammad Fadly menegaskan Program MBG B3 bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan 3B yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita non-PAUD. Pemerintah Kota Tanjungbalai menargetkan program ini mampu menekan angka stunting sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.
Ia menyebutkan stunting sebagai persoalan serius yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia. Anak yang mengalami stunting, menurutnya, tidak hanya menghadapi hambatan pertumbuhan fisik, tetapi juga berisiko mengalami gangguan perkembangan kognitif, kesehatan, hingga menurunnya produktivitas di masa depan.
“Salah satu program strategis untuk mendukung pencegahan dan percepatan penurunan stunting adalah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini memastikan seluruh sasaran sesuai petunjuk teknis memperoleh asupan makanan bergizi setiap hari,” kata Muhammad Fadly.
Ia menjelaskan, penyaluran MBG dilakukan oleh kader pendamping keluarga dengan mendatangi langsung rumah-rumah penerima manfaat, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan Balita non-PAUD.
Terkait itu, Wakil Wali Kota meminta Camat dan Lurah segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap calon penerima manfaat MBG B3 di wilayah masing-masing. Ia menekankan pentingnya penggunaan data terbaru sebagai dasar penyaluran bantuan agar distribusi berjalan tepat sasaran.
“Apa yang kita laksanakan hari ini merupakan langkah konkret dalam mengatasi stunting. Persoalan ini harus kita tangani secara serius karena berkaitan langsung dengan masa depan kualitas sumber daya manusia,” tegasnya.
Muhammad Fadly berharap pelaksanaan Program MBG B3 dapat berjalan optimal, merata, dan tepat sasaran sehingga pemenuhan gizi masyarakat meningkat dan berdampak pada perbaikan kualitas kesehatan warga Kota Tanjungbalai.*** (Syafrizal)