
Duduk di tengah Camat Tanah Pinem, Sion Sembiring.
Dairi (Koranmedan.Online) – Bertempat di aula Kantor Camat Tanah Pinem Kabupaten Dairi, Senin (1/3/2021) dilaksanakan Musrenbang Kecamatan dipimpin Camat Tanah Pinem Sion Sembiring. Tampak hadir unsur Forkopimca dan beberapa Kepala Dinas dari tingkat dua Kabupaten Dairi, Anggota DPRD Kabupaten Dairi Dapil III, tokoh masyarakat, para kepala desa serta jajarannya dan para undangan lainnya.
Musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) yang dimulai dari pukul 09.00 wib sampai pukul 14 00 wib. Para Kepala Desa bersama masyarakat mengusulkan pembangunan yang dibutuhkan desa masing-masing, yakni pembangunan infrastruktur, seperti pengaspalan jalan, pembukaan jalan, pembuatan tembok penahan pada bagian jalan yang rawan longsor, pembuatan drainase, pengadaan pupuk, bibit jagung, bibit pohon untuk menghindari erosi. Dan tidak luput, masyarakat juga memohon agar di bidang kesehatan dan pendidikan juga agar tetap di perhatikan oleh Pemkab.
Camat Tanah Pinem Sion Sembiring menjelaskan, masyarakat kecamatan Tanah Pinem 90 persen bertani. Mereka menanam tanaman muda dan tanaman keras. Seperti jagung. Kecamatan Tanah Pinem ini boleh dikatakan penghasil jagung terbesar di wilayah Kabupaten Dairi, sebutnya.
Demikian juga tanaman lainnya seperti coklat, kemiri, durian, serta tanaman lainnya. Untuk itu yang sangat di prioritaskan pembangunan jalan. Agar para masyarakat petani bisa lancar dalam proses pengangkutan di saat para petani melakukan panen, ungkapnya.
Kecamatan Tanah Pinem dengan jumlah desa 19 desa ada beberapa desa yang jalannya sudah rusak parah, seperti desa Kuta Gamber, Kempawa, Lau Primbon, Pamah, Pasir Belang, Pasir Tengah, Mangan Molih, Sukadame, Renun, Lau juhar I, Liang Jering, Alur Subur dan Sinar Pagi. Di sepanjang menuju desa tersebut di atas sangat memprihatinkan. Tentunya semua usulan desa ini akan kita ajukan nantinya ke Musrenbang Kabupaten, sebut Camat. (mata)
