Jalan Negara Di Sumut Rusak Akibat Truk Logging
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I Sumatera Utara Winarno mengungkapkan, sebagian jalan negara di provinsi ini rusak akibat truk logging dengan muatan yang melebihi ketentuan. Kerusakan tersebut terjadi antara lain di ruas jalur tengah Sumatera antara ruas Sidikalang-Dolok Sanggul dan ruas Siborongborong-Porsea.
Kerusakan paling parah terjadi sepanjang 15 kilo meter sebelum Dolok Sanggul kalau dari arah Sidikalang. Di ruas tersebut, banyak dibuka usaha untuk manuver kendaraan berat pengangkut kayu. “Truk-truk milik perusahaan tersebut begitu mengangkut kayu langsung turun ke jalan semua, sementara drainase di sisi jalan enggak ada. Kondisi ini berakibat kerusakan parah, ketika air mengalir langsung ke jalan,” ujar Winarno, Senin (3/8).
Di ruas Sidikalang-Dolok Sanggul dan Siborongborong-Porsea setiap hari memang dapat dengan mudah dijumpai truk-truk pengangkut kayu, milik salah satu perusahaan pembuat bubur kertas (pulp). Menurut Winarno, truk-truk tersebu tak pernah diketahui berat muatannya, karena di ruas tersebut tak ada jembatan timbang sama sekali.
“Memang ini harus menjadi perhatian instansi yang berwenang seperti Dinas Perhubungan Provinsi Sumut dan kepolisian, karena truk-truk tersebut kemungkinan besar muatannya melebihi ketentuan. Kami sebagai pengelola jalan negara terus terang kerepotan kalau harus ikut mengawasi truk dengan muatan berlebihan,” kata Winarno.
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional I Sumut kata Winarno meminta kepada pengusaha maupun pemerintah daerah setempat agar memperhatikan drainase di sisi jalan. “Kalau anggaran kami juga harus untuk mengurus drainase jelas tidak cukup. Kalau pengusaha membuat akses jalan dari hutan ke jalan negara, mereka juga harus memperhatikan drainase di sisi jalan negara,” katanya.
Kepala Dinas Perhubungan Sumut Naruddin Dalimunthe mengakui, kekurangan jembatan timbang di beberapa titik membuat mobil truk pengangkut hasil penebangan kayu di hutan (logging) dengan muatan berlebih leluasa merusak jalan. Selain itu, menurut Naruddin, banyak truk dengan nomor polisi dari Pulau Jawa yang beroperasi di Sumut. Padahal truk-truktersebut memiliki ketentuan muatan yang jauh lebih berat dibanding yang diperbolehkan di Sumut.
“Banyak sekali truk dengan nomor polisi Pulau Jawa yang bersumbu tiga dengan muatan 10 ton beroperasi di Sumut. Truk-truk tersebut tak bisa kami tindak karena mengantongi izin angkut muatan dari Pulau Jawa sesuai nomor polisinya. Padahal, ketentuan di Sumut hanya boleh mengangkut muatan maksimal 8 ton,” kata Naruddin.
Selain kerusakan akibat truk logging dengan muatan melebihi ketentuan, kerusakan jalan negara di Sumut juga terjadi akibat banyaknya usaha pencucian mobil yang tak memperhatikan drainase. Kondisi ini terjadi antara lain di ruas jalur lintas timur antara Medan-Berastagi. Winarno membenarkan, usaha pencucian mobil terutama di sekitar Berastagi tak memperhatikan drainase jalan.
Air dari pencucian mobil langsung dibuang ke jalan, sementara jalur tersebut dilewati truk-truk dengan muatan besar. “Jelas kondisi jalan rusak parah. Kami terus terang tak bisa berbuat apa-apa menertibkan usaha tersebut karena memang wewenang pemerintah daerah,” katanya. @Hendra, Berbagai Sumber



Buy:Female Cialis.Lasix.Nymphomax.Amoxicillin.Cozaar.Lipitor.Benicar.Lipothin.Zetia.Zocor.Acomplia.Ventolin.Prozac.Wellbutrin SR.Buspar.SleepWell.Aricept.Female Pink Viagra.Advair.Seroquel….